Copyright©IDN Times

Google Play Store Kembali Hapus Aplikasi Saingan WhatsApp Ini !

Newsth.com – Baru-baru ini aplikasi pesaing WhatsApp yang bernama ToTok dilaporkan kembali di musnahkan dari Google Play Store. Penghapusan aplikasi ini merupakan kali kedua karena pada Desember lalu, ToTok juga sudah pernah dihapus dari Google Play Store.

Di lansir dari laman The Verge pada Minggu, 16 Februari 2020, Google sendiri mengakui bahwa pihaknya telah menghapus aplikasi ToTok dari Play Store. Namun sayangnya perusahaan tak memberikan mengapa aplikasi pesaing WhatsApp ini kembali dihapus.

Sementara itu untuk pengingat pada akhir tahun lalu, aplikasi ini di hapus dari Play Store dan App Store lantaran di anggap memata-matai penggunanya. Ada kemungkinan dalam kasus ini, alasan yang sama di pakai untuk menghapus aplikasi ini.

Baca juga : Moonton Berikan Cara Counter Hero Meta di Game Mobile Legends Yang Patut Kamu Coba!

Sebagai informasi, ToTok sendiri merupakan aplikasi pesan instan yang menjanjikan keamanan, kecepatan dan gratis. Akan tetapi dari sejumlah laporan, aplikasi ToTok ini ternyata di pakai oleh Pemerintah Uni Emeriat Arab untuk mematai-matai para pengguna.

Hal ini tentu saja sangat di sayangkan karena pengunduh aplikasi pesaing WhatsApp ini terbilang baik, baik itu di HP Android maupun smartphone yang menggunakan OS iOS. Ini di tunjukkan dengan jumlah unduhan ToTok yang mencapai jutaan beberapa bulan setelah di luncukan. Kebanyakan penggunanya berasal dari Timur Tengah, Eropa, Asia, Afrika dan Amerika Utara.

Copyright©Mastel

Mengingat popularitasnya tersebut, App Annie bahkan sempat menobatkan ToTok sebagai aplikasi media social paling banyak diunduh di Amerika Serikat. Menurut wawancara dengan seorang pejabat, ToTok menjadi senjata digital untuk memata-matai suatu negara. Negara-negara di teluk Persia seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar sebelumnya telah beralih ke kontraktor swasta untuk meretas pesaingnya.

Baca juga : Sempat Ramai, Fitur WhatsApp Ini Batal Dirilis, Kenapa?

Tapi dengan adanya aplikasi saingan WhatsAPp ini, pemerintah bisa memata-matai target mereka yang secara sukarela menyerahkan informasi pribadi lewat aplikasi ini.

Berdasarkan analisis teknis dan wawancara dengan para pakar keamanan computer, perusahaan dibelakang ToTok, Breej Holding kemungkinan besar berafiliasi dengan DarkMatter yang merupakan perusahaan siber berbasis di Abu Dhabi.

Penilaian intelijen dan analisis teknis juga menghubungkan pesaing WhatsApp ini dan Pax AI, sebuah perusahaan penambangan data yang berbasis di Abu Dhabi yang terkait dengan DarkMatter.

Baca juga : Hero dengan Skill Unik Ini Bakal Masuk Game Mobile Legends, Kapan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here