Copyright©Hallobogor.com

Facebook Masih Berupaya Menutup Celah Keamanan Akun Penggunanya

Newsth.comFacebook merupakan salah satu media sosial raksasa paling populer, yang sejak kehadirannya sudah banyak digunakan hingga saat ini. Sehingga tak heran jika platform ini menjadi sarang hacker untuk melakukan misi peretasan. Sebelumnya, media sosial buatan Mark Zuckerberg ini sendiri dikabarkan mengalami kebocoran data penggunanya, dan kini kembali dikabarkan ada pelanggaran keamanan pada platform tersebut.

Baca Juga : Facebook Lakukan Uji Coba Fitur Hapus Pesan Terkirim pada Messenger

Terdapat 30 juta pengguna yang datanya berhasil di hack mulai dari alamat email hingga nomor telepon. Diduga, setengah dari jumlah tersebut ada beberapa data peribadi yang terbilang penting dan telah berhasil diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti data tempat tinggal, status hubungan serta riwayat pencarian. Pihak FB sendiri telah menyatakan bahwa hal ini bukanlah pelanggaran kecil yang telah dilakukan oleh peretas. Bahkan terdapat 14 juta akun telah terbobol dan berhasil mengakses data pribadi seperti nama pengguna, jenis kelamin dan lain-lain.

Terkait hal ini, sebaiknya kalian juga memeriksa apakah data pribadi kalian termasuk dalam peretasan, maka sebaiknya cari tahu disini (https://web.facebook.com/help/securitynotice? ), lalu scroll ke bawah ke kotak berwarna biru muda dengan nama “Is my Facebook account impacted by this security issue?”.

Kemudian, jika akun kalian tidak ada masalah maka akan tertera tulisan “Based on what we’ve learned so far, your Facebook account has not been impacted by this security incident. If we find more Facebook account were impacted, we will reset access tokens and notify those accounts”.

Copyright©fb via newsth

Namun, jika akun kalian terkena dampak peretasan maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.

Copyright©droidlime

Kendati demikian, kalian tidak perlu khawatir karena pihak FB sendiri sudah berupaya untuk menutup celah keamanannya tersebut. Bahkan sebelumnya platform ini sendiri juga dikabarkan mengalami pencurian data pada 50 juta akun, namun kemudian pihak FB mencoba mengatasinya dengan mereset token 50 pengguna yang terindikasi. Langkah ini memang sengaja dilakukannya untuk mengamankan seluruh akun penggunanya.

Melihat adanya penurunan jumlah peretasan akun, menurut Facebook ini adalah cara yang sangat efektif untuk mengurangi dampak peretasan pada data penggunanya. Selain itu, platform ini juga dibantu oleh FBI yang secara aktif terus menyelidiki pelanggaran keamanan tersebut.

Baca Juga : Facebook Hadirkan Fitur Baru Dalam Group, Seperti Apa?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here