Bantah Terlibat Kasus E KTP, Setya Novanto Bawa Ini di Persidangan!

0
3658
Copyright ©kompasiana

Bantah Terlibat Kasus E KTP, Setya Novanto Bawa Ini di Persidangan!

Newsth.com – Nama mantan Fraksi Partai Golkar, Setya Novanto dikaitkan dengan kasus E-KTP. Namun kini Novanto mengaku telah membawa serta dokumen yang menunjukan jika dirinya tidak bersalah dan tidak terlibat dalalam kasus penggelapan uang negara tersebut.

Setya Novanto membawa dokumen tersebut untuk mebantah keterlibatannya dalam pemufakatan penggandaan KTP Elektronik. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPR RI ini saat berada di Pengadilan Tindak Pidanan Korupsi (Tipikor) Jakarta, pada Kamis 6 April 2017.

Novanto sendiri disebut-sebut juga ikut menerima uang haram proyek E-KTP tahun anggaran 2011-2012. Namun dia sendiri tak banyak berkomentar mengenai dugaan tekait penerimaan dana yang disangkakan pada dirinya.

Setya Novanto
Copyruight : Setya Novanto

Tak hanya itu Novanto juga tidak mau berkomentar terkait dengan kedekatanya dengan Andi Agustinus atau Andi Naronggong. Dia mengatakan ‘ Ya nanti pasti ada buktinya tunggu saja dipersidangan. Pokoknya lihat nati di persidangan’.

Sementara itu dalam dakwaan Imran dan Sugiharto menyebutkan nama Setya Novanto dan juga Anas Urbaningrum sebagi otak dari pebagian uang e-KTP. Pembagian uang tersebut dilakuan ke beberapa pejabat seberti bebrapa anggota DPR.

Dalam dakwaan pada sidang kasus E-KTP yang pertama menyebutkan jika Novanto mempunyai peran sebagai pihak yang menanganai proses penganggaran. Novanto menyatakan dukungannya dalam pembahasan KTP elektronik saat itu.

Dukungan tersebut dinyatakan langsung di depan Imran dan juga Andi naronggong saat berada di ruangannya lantai 12 gedung DPR. Setelah beberapa kali pertemuan DPR RI menyetuji anggaran penggandaan E-KTP tahun 2010 silam.

Copyright ©kompasiana

Anggaran yang diajukan dalam proyek ini sedniri yakni Rp 5,9 triliun. Kemudian Andi Naronggong pengusaha yang sering wara wiri di DPR ini memberikan uang fee kepada anggota DPR dan juga pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk merealisasikan  proyek tersebut.

Sementara itu Setya Novanto sendiri mendapatkan bagian 11 persen bersama dengan Andi Naronggong. Uanag yang diterima sekitar Rp 575,2 miliyar dan itu merupakan uang fee penggandaan E-KTP.

Sedangkan kasus E-KTP ini sendri diketahui telah menetapkan berapa tersangka dan akan menjalani sidang berikutnya. Diketahui jika kasus korupsi pengggandaan proyek E-KTP ini telah merugikan negara hingga 2,3 triliun.

baca juga Sunggingan Senyum Nazaruddin Saat Disinggung Soal Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here