Berita Terkini: Ganjar Prabowo Tolak Uang E KTP Karena Nilainya Sedikit?

0
1231
Ganjar Pranowo
Copyright ©trubunnews

Ganjar Prabowo Tolak Uang E KTP Karena Nilainya Sedikit?

Newsth.com – Seperti diketahui jika Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Prabowo dikaitkan dengan kasus E-KTP. Ganjar sendiri diduga menolak bagian hasil jarahan anggaran proyek E-KTP karena jumlahnya yang terlalu sedikit baginya.

Sementara itu terkait berapa nilai uang yang sebenernya diberikan kepada Ganjar Prabowo disampaikan oleh Mohammada Nazaruddin. Mantan bendahara partai Demokrat tersebut menyampaiakan jika Ganjar saat itu sidiri uang dengan jumlah 150 dollar Amerika Serikat.

Nampak saat itu Ganjar juga sempat rebut di ruangan Mustoko Weni terkait uang tersbut. Bekas Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu mempermasalahkan uang yang diserahkan di ruangan Mustoko Weni beberapa tahun lalu.

Ganjar Pranowo
Copyright ©trubunnews

Nazaruddin menyampaikan hal tersebut saat bersaksi dalam Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin, 27 Maret 2017. Dia mengatakan ‘Pak Ganjar saat itu menolak uang 150 dollar Amerika Serikat. Di sempat rebut saat berada di ruangan karena dikasih dirinya tidak amu dikasih uang’.

Saat itu Nazaruddin menyampaiakan pernyataannya kepada Majelis Hakim, Jhon Halasan Butarbutar. Dia menyampaiakan alasan Ganjar Prabowo yang kini menjabat sebagi Gubernur Jawa tengah. Ia mengungkapkan jika Ganjar ingin mendapatkan jatah sama dengan Ketua Komisi II DPR RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Nazaruddin karena dirinya melihat secara langsung dan berbicara sesuai dengan fakta. Saat itu dirinya tengah berada di dalam guna menyaksikan siapa saja yang dipanggil oleh Mustoko Weni.

Begitu pula saat Komisi II dipanggil dirinya tengah berada di ruangan Mustoko Weni. Sedangkan menurut keterangannya dalam sidang kasus E-KTP akhir bulan lalu mengatakan jika pimpinan Komisi II menerima uang sebanyak 200 ribu dollar Amerika Serikat.

Sementara itu Ganjar Prabowo sendiri daalm persidangan pekan lalu juga dihadirkan oleh pihak pengadilan. Dia mengaku jika pernah ditawari sebnayak tiga kali uang hasil korupsi penggandaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) tahun 2011hingga 2012.

Ganjar saat itu mengatakan jika dirinya ditawarkan oleh anggota Komisi II Musroko Weni saat sidang di DPR RI. Sedangkan kasus E-KTP sendiri telaha merugikan negara sebanyak 2,3 triliun dan nilai proyek ini sendiri yakni 5,9 triliun untuk anggaran penggandaan E-KTP.

baca lain Berita Hari Ini: Inilah 3 Nama Calon Hakim MK yang Akan Dipilih Langsung Oleh Presiden Jokowi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here