Berita Terkini: H-1 Pilkada DKI, Panwaslu Berhasil Amankan 2 Truk Brosur Kampanye Hitam!

0
428
Brosur Black Campaign Terhadap Anies-Sandi
Copyright ©Kompas

H-1 Pilkada DKI, Panwaslu Berhasil Amankan 2 Truk Brosur Kampanye Hitam!

Newsth.comH-1 jelang pencoblosan Pilkada DKI yang berlangsung 15 Februari ada temuan mengejutkan. Panitia Pengawas Pemilu telah menemukan dua boks truk kontainer yang berisi brosur kampanye hitam.

Selebaran black campaign itu ditemukan oleh Panwaslu Jakarta Barat saat berada di kawasan Kebon Jeruk. Lokasinya berada di sebuah kontrakan yang dijadikan sebagai tempat persinggahan dari berbagai brosur kampanye hitam.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Jakarta Barat Puadi memberikan penjelasan mengenai adanya kampanye hitam Pilkada DKI. Ia mengatakan jika Panwaslu sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.

Tak terkecuali untuk pemilik dan pelaku penyebaran brosur yang bermuatan hal negatif. Pelaku yang membagikan selebaran dengan muatan negatif tersebut adalah Novi atau biasa dikenal dengan Edo.

Edo sebelumnya juga sempat melakukan hal serupa dan petugas telah mengetahui jika yang bersangkutan adalah pemain lama. Dalam kasus serupa pria berusia 45 tahun ini juga sempat ditangkap oleh warga Jakarta Timur.

Dan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 ini Edo kembali melancarkan aksi menyebarkan berita bohong mengenai pasangan calon. Selebaran tersebut berisikan tentang berita bohong mengenai salah satu calon yang maju dalam Pilgub 2017.

Beberapa waktu lalu pasangan calon juga sempat mendapatkan serangan dengan brosur yang disebar. Akan tetapi saat itu pelaku belum dapat diketahui hingga akhirnya dilakukan penyelidikan.

Pilkada DKI 2017
Copyright ©Ist

Hingga pada akhirnya Edo ditangkap saat berada di rumah kontrakan yang berada di kawasan Jalan Angkasa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia ditangkap dengan dugaan melakukan penyebaran black campaign Pilkada serentak 2017.

Puadi mengatakan ada sejumlah uang yang akan diberikan jika Edo berhasil menyebarkan seluruh brosur. Setidaknya uang sebesar Rp 10 juta diberikan untuk seluruh selebaran dengan nada negatif tersebut.

Edo sendiri hanyalah penyedia jasa untuk menyebarkan brosur kampanye hitam Pilkada DKI dan bukan sebagai orang yang membuat. Untuk aksi penyebaran tersebut Edo memasarkan jasa dan atribut kampanye lainnya melalui situs yang dimiliki oleh pelaku.

baca juga : Daftar Dana Kampanye Pilkada DKI, Tim Agus-Sylvi Tertinggi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here