Siapa Sebenarnya Irena Handono Yang Disebut Ahok Adalah Saksi Palsu dan Penuh Kebohongan ?

0
1768
Ahok
copyright Ahok

Siapa Sebenarnya Irena Handono Yang Disebut Ahok Adalah Saksi Palsu dan Penuh Kebohongan ?

Newsth.comSidang kelima kasus dugaan penistaan agama telah digelar di gedung Kementan Ragunan kemain. Akan tetapi ada nama Irena Handono yang menjadi saksi dari pihak pelapor saat itu.

Saksi ini menyebutkan jika Gubernur DKI Jakarta Petahana Basuki Tjahaja Purnama melakukan kampanye terselubung. Kampanye tersebut telah dilakukan oleh Ahok saat melakukan kunjungan di Kepulauan Seribu.

Ya kunjungan ke Kepuluan Seribu pada September lalu yang membuat Ahok akhirnya harus tersandung permasalahan. Dari kunjungan tersebut Irena Handono mengungkapkan sebuah pendapat.

Irena mengatakan jika seharusnya Ahok tak melakukan kutipan surat Al Maidah ayat 51. Lebih lanjut ia menilai Ahok menggunakan cara yang terbalik untuk menarik simpati agar tak memilih dirinya jika takut program kerjanya tak dapat berjalan.

Terkait pernyataan yang telah diungkapkan oleh Irena Handono, Ahok memberikan bantahannya. Ia mengatakan tak pernah melakukan kampanye dengan cara terselubung agar warga memilihnya kembali.

Mengenai pemenggalan kata yang diungkapkan oleh Irena juga mendapatkan kritikan dari Ahok. Saat itu saksi dianggap mengambil kalimat pidato secara sepenggal dan bukanlah kalimat yang utuh.

Sementara untuk penafsiran mengenai surat Al Maidah ayt 51 juga diungkapkan oleh Irena. Akan tetapi dalam nota keberatan Ahok menyebut jika pada bukunya tak pernah mengkritisi tentang Kitab Suci Al Quran.

Irena Handono
Copyright ©Detik

Keberatan terkait adanya kata ‘Pilihlah saya’ yang disebut oleh Irena Handono sebagai saksi. Akan tetapi fakta dari kalimat tersebut adalah eks Bupati Belitung Timur ini mengatakan “Jangan pilih saya.”

Untuk hal tersebut Ahok juga menjawab jika saksi Irena dari pihak pelapor adalah saksi palsu. Sedangkan saat dituduh melakukan kampanye terselubung ia mengatakan akan didiskualifikasi oleh pihak bawaslu.

Menanggapai keterangan Irena Handono Ahok hanya mengatakan jika dirinya merayu para ibu-ibu di kepulauan seribu untuk membudidayakan ikan. Pasalnya tak banyak nelayan yang mau membudidayakan ikan kerapu di Kepulauan Seribu.

Atas kesaksian yang dianggap palsu tersebut tim penasihat hukum meminta kepada manjelis hakim. Permintaan sendiri mengharapkan JPU melakukan tindakan hukum terkait adanya saksi yang memberikan keterangan palsu.

baca juga : Inilah Profil 5 Saksi Pelapor yang Dihadirkan dalam Sidang Ahok Hari Ini!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY