Berita Hari Ini : Situs Resmi MUI Di Hack dan Muncul Sesuatu Yang Tidak Wajar Meresahkan Masyarakat

0
1298
Situs MUI Diretas
Copyright Situs MUI Diretas

Situs Resmi MUI Di Hack dan Muncul Sesuatu Yang Tidak Wajar Meresahkan Masyarakat

Newsth.com – Situs resmi MUI diretas oleh rang tak bertanggung jawab pada hari Minggu 28 Agustus 2016. Di halaman utama situs tersebut muncul kata-kata tak wajar yang membuat masyarakat resah.

F**k ISIS adalah kata-kata yang muncul saat situs resmi www.mui.or.id diretas oleh hacker. Jika tlisan tersebut di klik maka kita akan diarahkan ke halam yang berisi hujatan kepada kelompok ISIS.

Berikut isi dari halaman tersebut “Islamic State Army Members:SAHARA H4xOR # [email protected] The Prophet S.A.W said, you will invade the Arabian Peninsula and Allah will grant it (to you). Then (you will invade) Persia and Allah will grant it (to you). Then, you will invade Rome and Allah will grant it (to you). Then, you will invade The Dajjal and Allah will grant him (to you). F**k!!!!”

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam mengatakan bahwa peretasan ini pertama kalinya terjadi pada situs Majelis Ulama Indonesia. Dia pun juga baru mengetahui kalau situs MUI diretas oleh hacker.

Asrorun menambahkan pihaknya akan segera melakukan perbaikan karena tidak ingin penyampaian informasi kepada umat terganggu. Perbaikan tidak membutuhkan waktu lama, terbukti hari ini situs resmi Majelis Ulama Indonesia sudah bisa diakses kembali.

Menanggapi peretasan yang dialami oleh situs resmi Majelis Ulama Indonesia, Tim Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Wawan Purwanto mengaku sistem peretas saat ini semakin merajela digunakan. Wawan menyarankan supaya MUI bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) supaya mendapat cara terbaik untuk mengamankan situs resmi.

MUI
Copyright MUI

Kasus peretasan yang semakin merajalela pada situs-situs resmi yang ada di Indonesia menurut Wawan membuat masyarakat resah. Dia menambahkan pelaku peretasan sudah memperhitungkan dengan matang sehingga memilih situs MUI untuk diretas.

Wawan menilai karena Indonesia mayoritas penduduknya adalah Muslim. Selain itu menurutnya peretasan ini dijadikan sebagai salah satu cara pelaku untuk mengadu domba.

Wawan menuturkan isu sara yang disebarkan melalui peretasan terbukti sangat ampuh untuk melakukan adu domba. Oleh karena itu Wawan mengingatkan supaya masyarakat bisa menyikapi masalah seperti ini lebih bijak lagi.

Baca Juga : Diretas Terkait Usulan Blokir Google dan Youtube, Situs ICMI Kini Sudah Kembali Bisa Diakses !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here